News

28/08/2009 22:42 |

Perjudian

Liputan6.com, Pematang Siantar: Meski dalam suasana bulan suci Ramadan, para pemain dan bandar judi toto gelap (togel) tetap saja beraksi. Sebanyak 38 tersangka pemain dan bandar judi togel ditangkap personel Kepolisian Resor Kota Pematang Siantar, Sumatra Utara, Jumat (28/8). Mereka tertangkap basah saat petugas menyamar sebagai pembeli togel. Seluruh pelaku dipergoki sedang asyik memasang nomor-nomor judi di sejumlah warung dan rumah.

Polisi lalu menyita barang bukti berupa uang jutaan rupiah, belasan unit telepon seluler, kertas rekap, serta buku tafsir mimpi. Kini, para tersangka judi togel meringkuk di sel tahanan Polres Kota Pematang Siantar. Selengkapnya, saksikan video berita ini.(TES/ANS)

Mobil Pembawa Jenazah Noordin M Top Tinggalkan RS Polri

Tepat pukul 03.00 WIB, Jumat (2/10/2009) jenazah gembong teroris, Noordin M Top meninggalkan RS Polri Kramatjati. Jenazah Noordin dibawa dengan menggunakan mobil ambulanS bernopol B 7407 UW, bertuliskan ‘Royal’ pada sisi bodi mobil.

Pantauan detikcom di RS Polri Kramatjati, Tidak ada pengawalan terhadap mobil KIA Pregio yang membawa jenazah sang gembong teroris dari Malaysia ini. Bahkan tidak ada satu pun pihak keluarga ada dalam rombongan ambulan silver tersebut.

Noordin M Top dipastikan tewas setelah dilakukan penggerebeken di Solo, Jawa Tengah pada 17 september lalu bersama tiga DPO teroris lainnya.

Presiden akan Deklarasikan Pengukuhan Batik oleh UNESCO

Jakarta (ANTARA) – Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, akan mendeklarasikan pengukuhan batik yang diharapkan masuk dalam daftar representatif budaya tak benda warisan manusia (Representative List of Intangible Cultural Heritage) UNESCO sekitar satu jam setelah pengumuman resminya di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Jumat esok (2/10).

“Sekitar sejam setelah diumumkan secara resmi oleh UNESCO, rencananya Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mendeklarasikan pengukuhan batik tersebut,” kata Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menudpar) ad interim, Mohammad Nuh, di Jakarta, Kamis.

Pihaknya yakin batik Indonesia akan masuk dalam daftar representatif budaya tak benda warisan manusia di UNESCO, karena Indonesia telah memperjuangkannya melalui proses yang panjang dan hanya tinggal menunggu legitimasi dari hasil pembahasan kelayakan dalam sidang di Abu Dhabi yang berlangsung 28 September hingga 2 Oktober 2009.

Menurut Menteri, pengakuan batik Indonesia secara internasional tidak ada maknanya jika masyarakat Indonesia sendiri tidak mengapresiasi batik.

Ia mengatakan, dengan adanya pengukuhan dunia pada batik Indonesia tidak perlu lagi ada keraguan dari masyarakat soal kepemilikan batik.

“Kita mengajukan batik ke UNESCO juga dalam rangka proses kepemilikan. Ini kewajiban moral untuk menyelamatkan warisan bangsa. Kita tidak melarang bangsa lain memakai produk budaya Indonesia, tetapi jika ada pengklaiman atau pengakuan sebagai hak milik oleh suatu bangsa lain, tentu kita tidak bisa tinggal diam,” kata M. Nuh.

Ia mengajak masyarakat agar lebih mengapresiasi batik Indonesia dalam aktivitas sehari-hari.

“Setelah diakui sebagai Budaya Takbenda Warisan Manusia (Intangible Cultural Heritage of Humanity) oleh UNESCO, menjadi kewajiban bagi kita untuk lebih mengapresiasi batik Indonesia sebagai bagian dari aktivitas keseharian,” kata Nuh.

Kepala Pusat Informasi dan Humas Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar), Surya Dharma, mengatakan, batik Indonesia diyakini akan masuk dalam representatif budaya tak benda warisan manusia UNESCO karena melihat pada nilai-nilai historis, filosofis, aspek-aspek religius yang melatarbelakangi pembuatan batik.

“Penilaian terhadap batik Indonesia tidak sekadar dari sisi motifnya saja, tetapi aspek lainnya seperti nilai historis dan filosofisnya,” kata Surya.

Sementara itu, Dewan Pembina Yayasan Batik Indonesia, Doddy Soepardi, mengatakan, dari hasil pengumpulan data di lapangan oleh Yayasan Batik Indonesia bersama desainer batik Iwan Tirta di 19 provinsi di Indonesia terkumpul lebih dari 2.500 jenis batik dengan berbagai corak dan motif yang beragam.

“Jenis batik khas daerah yang berbeda-beda berkembang pesat terutama di sentra-sentra batik yang tersebesar di berbagai daerah di tanah air,” katanya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

  • Blog Stats

    • 53,773 hits
  • Top Rated

Liked it here?
Why not try sites on the blogroll...

%d bloggers like this: